Pembukaan River Tubbing dan Rafting Wahana Kelen Nitikan

Minggu ini di desa sebelah (Nitikan) sedang ramai launching atau pembukaan wahana wisata ala perdesaan. Dengar-dengar wahana plurutan air atau bahasa marketingnya Tubbing dan Rafting. Pokomen di antara dua itu atau dua-duanya juga boleh.
Nama di facebook dan IG yang sudah berseliweran di wall banyak orang rupanya Wahana Antik singkatan dari Wahana Anak Nitikan.
Benar saja, pas ke sana dengan si kecil yang selalu minta gendong karena tak bawa sandal, kondisi nya ramai banget sudah mirip di pinggiran Telaga Sarangan. eaaa.
Dari yang muda, ada juga yang tua, dari yang kecil ada juga yang badannya gedhe, dari perempuan laki laki, warga sli dan para pendatang rupa-rupanya sudah berdatangan melihat aksi yang melakukan plurutan/ tubbing itu tadi.
Ada yang menonton di bawah, ada yang menonton di atas, ada yang menonton di pinggir, ada yang menonton mepet talut, ada yang menonton di tempat panas, ada yang menonton sambil ngadem, ada yang nonton di teras, ada yang nonton di bahu jalan, ruamoe puol pokomen.
Kegiatan patut diapresiasai karena mampu menemukan dan menyosialkan antara warga, kegiatan mampu meracik antara online dan kegiatan nyata dan produktif.
Salut untuk kawan kawan Anak Nitikan Antik.

ssst, sebelum diakhiri, jarene mulai hari ini yang mau menjajal tubbing akan ada tiket masuk untuk sewa ban dan peralatan safety lainnya lima rebu tiap satu jam. Wih bisa dapat pemasukan. Maju terus ya...

oooiya, ada yang unik di font yang tertempel ke talut itu. Wahana Kelen. Bahasa asli orang sini menyebut tubbing. Selamat mencoba...

0 comments

Instagram of Team :

Tomi - Luwis Jose - Mak Ken - Iksan - Raden Bagoes Kempling - Kang Suroso - Enggar - Toing -